Kamis, 29 September 2016

Dua Pemain Berbakat Indonesia Diberi Kontrak Oleh Klub Spanyol


GULA77 - Dua bakat muda Indonesia, Syukran Arabia Samual dan Ardiyanto disodori kontrak oleh dua klub asal Spanyol usai menjalani serangkaian trial pada pekan ini. Keduanya ditawari kontrak dengan durasi panjang oleh Navalcarnero FC dan Getafe.

Syukran dan Ardianto menjalani trial di Spanyol pada 21-27 September 2016. Selama berada di Negeri Matador, kemampuan sepakbola keduanya di pantau oleh pemandu bakat dari tim Barcelona, Atletico Madrid, Getafe, dan Navalcarnero FC. Saat proses seleksi, Syukran dan Ardiyanto mendapatkan kesempatan membela Navalcarnero FC dalam laga uji coba.

Hasilnya, dua pesepakbola yang masih berusia 13 tahun ini berhasil mengantarkan Navalcarnero FC menang dengan skor 2-0 atas Deportivo. Dalam laga persahabatan tersebut, Syukran yang berada di posisi bertahan mampu menggagalkan serangan lawan. Begitu juga dengan Andrianto yang beberapa kali kerap membahayakan pertahanan lawan dan berhasil menyumbang satu gol lewat aksi individunya.

                                                                                                           Tristan Alif Naufal    

Prestasi tersebut membuat keduanya akhirnya dilirik oleh Getafe dan Navalcarnero FC. Rencananya, Chairman SBAI, Dani Septian Iskandar yang mendampingi Syukran dan Ardiyanto di Spanyol akan melakukan pembicaraan lanjutan perihal kontrak kedua pemain tersebut. "Mereka memiliki kemampuan yang menakjubkan di usia yang masih sangat muda.

Terbukti dengan beberapa pencari bakat klub-klub mulai ingin bekerja sama dengan anak-anak ini," ujar Dani. "Navalcarnero FC, dan Getafe jadi dua klub yang paling serius mengontrak kedua pemain ini. Kami ditawari kontrak jangka panjang karena menurut peraturan FIFA, anak baru bisa dikontrak di usia 18 tahun.

                                                                                                        Dallen Rovani Doke

Maka selama menjelang kontrak 18 tahun, kedua anak ini akan dibina secara langsung," tambahnya. ebelumnya, sudah ada dua pesepakbola muda asal Indonesia yang telah lebih dulu bergabung dengan klub Spanyol. Adalah Tristan Alif Naufal yang bergabung dengan Deportivo Leganes dan Dallen Rovani Doke yang direkrut oleh Castelon.(Bola)

Selasa, 27 September 2016

Son Heung-min 'CR7 Korea' Lagi On Fire


GULA77 - Son Heung-min tengah menjadi bintang di hati fans Tottenham Hotspur. Bagaimana tidak, penyerang asal Korea Selatan itu tampil gemilang dalam beberapa laga terakhir membela Spurs, termasuk di Liga Champions semalam. Son berhasil menjadi bintang kemenangan 1-0 Spurs atas CSKA Moscow dalam laga kedua mereka di Liga Champions yang berlangsung Rabu dini hari WIB.

Sebelumnya, pemain berjuluk "CR7 Korea" itu mencetak dua gol dalam kemenangan 2-1 atas Middlesbrough di Premier League. Dengan catatan tersebut, Son berhasil mencatatkan lima gol dalam lima pertandingan bersama Spurs di semua kompetisi.

Capaian tersebut sama dengan yang dibuatnya sepanjang 37 pertandingan musim lalu. Manajer Spurs, Mauricio Pochettino, pun memuji habis-habisan Son setelah berhasil mencuri satu poin yang membuat tim London itu menduduki peringkat dua klasemen sementara Grup E Liga Champions.

"Son sedang on-fire," ujar Pochettino. "Saya sangat senang dengannya dan golnya yang membantu tim ini." "Saya puas. Penampilannya bagus. Pertandingan hari ini sulit tapi kami pantas mendapatkan kemenangan. Kami sedang berlomba untuk fase berikutnya. Ini kemenangan penting, ini laga harus menang, kami di peringkat dua grup sekarang.

Tapi semua masih terbuka," lanjut pria Argentina tersebut. Setelah ini, Spurs akan bertandang ke markas Bayer Leverskun dalam matchday ketiga Liga Champions yang bakal digelar pada 18 Oktober 2016 mendatang.(Reuters)

Senin, 26 September 2016

Sam Allardyce Terkena Jebakan Skandal Suap


GULA77 - Sam Allardyce diyakini bakal ada dalam masalah, setelah terkena jebakan skandal suap. Dia dituding menggunakan posisinya sebagai manajer timnas Inggris, untuk menegosiasikan kesepakatan senilai £400.000, untuk menjadi duta sebuah perusahaan di Singapura dan Hong Kong.

Allardyce memberi saran, bagaimana cara mengakali regulasi Asosiasi Sepakbola (FA) Inggris, dalam hal kepemilikan pemain oleh pihak ketiga. Dia menjelaskannya, dalam dua kali pertemuan dengan dua jurnalis The Telegraph yang menyamar sebagai pengusaha.

Selama pertemuan, Allardyce mengatakan tidak ada masalah untuk mengakali regulasi FA Inggris, dan menyebut tahu agen-agen yang biasa melakukannya. Allardyce memberi contoh perekrutan Enner Valencia, saat dia masih menjadi manajer West Ham United.

"Bukan masalah. Kami berhasil mendatangkannya. Dia dimiliki pihak ketiga saat kami membelinya dari Meksiko. Anda bisa mengakalinya (regulasi FA). Maksud saya, jelas melibatkan uang yang banyak di sini," ujarnya, mengisyaratkan adanya skandal suap di tubuh FA Inggris. "Itu semua tentang mendatangkan uang kan? Anda tahu FA Inggris adalah asosiasi sepakbola terkaya di dunia?" ujar Allardyce.

Mantan bos Sunderland yang baru ditunjuk sebagai pengganti Roy Hodgson itu belum merespons tudingan dari The Telegraph. Namun, media Inggris itu telah menyatakan, bakal mengeluarkan informasi lebih banyak pekan ini, terkait perilaku curang, dari sejumlah individu di Premier League.(Sports Mail)

Sabtu, 24 September 2016

Messi Indonesia Akan Bergabung Dengan Salah Satu Klub La Liga


GULA77 -   Impian pesepakbola cilik Indonesia, Tristan Alif Naufal, untuk menimba ilmu di sepakbola Eropa, sesaat lagi terwujud. Pada Minggu 25 September 2016, Alif akan berangkat ke Spanyol demi mengurus dokumen yang dibutuhkan agar bisa menimba ilmu sepakbola di sana. Alif disebut-sebut sebagai Lionel Messi dari Indonesia.


Kemampuannya dalam mengolah bola, sempat membuat beberapa klub terkesan. Pada 2015 lalu, Alif sempat menjadi rebutan dua klub asal Belanda, Ajax Amsterdam dan Feyenoord Rotterdam. Sayang, Alif gagal bergabung dengan salah satu dari dua klub terbesar di Belanda tersebut. Izin tinggal saat itu menjadi persoalan utama Alif. Alif sempat menghilang dari pemberitaan selama beberapa lama.



Namun, belakangan diketahui, bocah 11 tahun tersebut sedang sibuk mencari sponsor yang bisa membantunya mendapatkan izin tinggal serta membiayai kehidupannya di Eropa. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Pertamina, PT Angkasa Pura 1, PT Angkasa Pura 2, Bank Mandiri, serta Garuda Indonesia, akhirnya bersedia membantu Alif. "Alif memohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia, khususnya pecinta sepakbola nasional.


Alif akan berangkat dengan ayahnya, Ivan Trianto. Insya Allah, Alif berangkat besok malam dengan pesawat Garuda Indonesia bernomor penerbangan GA088 pada pukul 22.30 WIB," kata ibunda Alif, Irma Lansano, kepada VIVA.co.id, Sabtu 24 September 2016. "Terkait klub yang akan dituju, nanti kami tentukan. Sebab, beberapa klub yang memintanya (gabung), yang pasti klub La Liga," lanjutnya.(viva)


Ganggu Penumpang, Easyjet Tendang Keluar Wanita ini
Robot Anti Teroris Berpatroli di Bandara China
Kevin Garnett Menyatakan Pensiun Dari NBA




Jumat, 23 September 2016

Mantan Gelandang Manchester Asal Korea Kembali ke Inggris


GULA77 - Mantan gelandang Manchester United, Park Ji-sung, kembali ke Inggris. Namun kembalinya, Park tidak untuk bermain sepakbola, meski masih berhubungan soal sepakbola. Park akan mengenyam pendidikan di De Montfort University.

Pemain yang pensiun pada 2014 lalu itu, akan mengambil Management, Law, and Humanities of Sport yang dijalankan oleh Swiss Centre International d'Etude du Sport (CIES). Kursus tersebut akan diselenggarakan di Leicester, Inggris.


Alasan Park mengambil jurusan tersebut, karena ingin meningkatkan pengetahuan sepakbola. "Rekan saya mengatakan saya memiliki pengalaman yang hebat. Saya ingin meningkatkan pengetahuan sepakbola, dan mungkin saja saya akan bekerja di Liga Sepakbola Korea Selatan," kata Park.

Park merupakan pemain Korea Selatan yang memiliki pengalaman bermain di Eropa cukup banyak. Pada 2003, Park bergabung dengan PSV Eindhoven yang menjadi klub pertamanya di Eropa. Kemudian pada 2005-2012, Park bergabung dengan Manchester United.


Tujuh musim bersama MU, Park memenangkan empat gelar Premier League. Pada 2007/2008, Park ikut mengantarkan MU meraih trofi Liga Champions meski tidak tampil saat laga final melawan Chelsea. Untuk level Timnas, Park memiliki 100 caps, dan menjadi kapten di Piala Dunia Afrika 2010.(Soccerway)

Prancis Berlakukan Pelarangan Bahan Plastik 
Pasangan Jompo Telah 54 Tahun Tinggal di Gua
'Floyd Mayweather Jr vs Conor McGregor' Batal




Selasa, 20 September 2016

Melampiaskan Rasa Frustasi, Kedua Pemain MU ini Berlatih Tinju


GULA77 - Beberapa pekan terakhir ini menjadi waktu yang sulit untuk dua pemain Manchester United, Ander Herrera dan Juan Mata. Dua pemain asal Spanyol ini gagal mendapatkan tempat utama bersama Setan Merah. Mata dan Herrera hanya menjadi pemain pengganti saat MU bersua Manchester City dan Watford.

Dua pemain ini rupanya punya cara tersendiri untuk melampiaskan rasa frustrasi. Mata dan Herrera memutuskan untuk berlatih tinju di gym. Dengan dibantu tim pelatih, Carlos Lalin, dua pemain ini silih berganti melampiaskan rasa frustrasi mereka.


Silih berganti, Mata dan Herrera melayangkan beberapa pukulan dengan menggunakan sarung tinju. Lalin pun dengan senang hati membantu latihan kedua pemain ini. Menariknya, Herrera terlihat lebih marah saat berlatih tinju. Dia terus melayangkan pukulan, dan sampai membuat Lalin kewalahan.

MU baru saja mengalami 3 kekalahan beruntun di Premier League dan Liga Europa. Tim besutan Jose Mourinho ini akan menghadapi tuan rumah Northampton Town di babak 3 Piala Liga. Laga melawan tim League One (Divisi III) ini akan berlangsung di Sixfields Stadium, Rabu 21 September 2016 (Kamis dini hari WIB).(Mirror)

Minggu, 18 September 2016

Luke Shaw, Biang Kekalahan Manchester United


GULA77 - Pil pahit harus ditelan Manchester United dalam pekan kelima Premier League, Minggu 18 September 2016. Bertandang ke markas Watford, Vicarage Road, MU kalah dengan skor 1-3. Ini adalah kekalahan ketiga MU secara beruntun dalam delapan hari. Hal tersebut, membuat manajer MU, Jose Mourinho, geram. Menurut Mourinho, kekalahan MU dari Watford tak terlepas dari kinerja buruk salah satu anak asuhnya.

Siapa dia? Bek kiri MU, Luke Shaw, disebut Mourinho, sebagai biang keladi kekalahan MU dari Watford. Performa Shaw saat menghadapi Watford, dianggapnya sangat buruk. "Gol pertama Manchester City ke gawang kami, prosesnya sama dengan yang kedua, saat melawan Watford. Kalian bisa menemukan kesamaan di sana, ketika Aleksandar Kolarov mendapatkan bola dalam situasi yang sulit di sudut sempit dan pemain saya, bukannya menekan, malah memberikan ruang," kecam Mourinho.

Watford mencetak gol kedua pada menit 83. Ketika itu, Roberto Pereyra melepaskan umpan tarik mendatar ke dalam kotak penalti. Juan Camilo Zuniga berdiri bebas di sana. Dia menyambut umpan tersebut, dengan sepakan kerasnya. Alhasil, gawang David De Gea bobol untuk kali kedua. Mourinho pun menyatakan gol ini sebenarnya bisa dicegah, andai Shaw memutus umpan yang dilepaskan Nordin Amrabat kepada Pereyra.

"Amrabat menerima bola, dan bek kiri kami ada 25 meter di depannya, bukan lima meter. Tetapi, meski berjarak 25 meter, kalian harus melompat, menyergap, dan menekannya. Sayangnya, kami tak melakukannya. Cuma menunggu," kata manajer asal Portugal tersebut. Kekalahan dari Watford membuat posisi MU melorot. Kini, mereka adalah di peringkat tujuh klasemen sementara Premier League dengan koleksi sembilan angka.(Daily Mirror)

Emas Pertama Jawa Barat Melalui Raina Saumi
Ketua Ormas Anti Narkoba Malah Jadi Pengedar
Menghabiskan 6,5 Juta Untuk Selamatkan Ikan